
Pantai Tanjung Papuma terletak +/- 37 km ke arah selatan kota Jember, Jawa Timur. Letaknya berdekatan dengan Pantai Watu Ulo. Untuk mencapai pantai ini bisa menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Di pantai ini ada sebuah penginapan yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur.
Pantai yang terletak di pesisir laut selatan ini mempunyai keunikan. Karena berbentuk tanjung, dari atas puncak bukit yang terletak di ujung pantai, kita bisa menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam.

Satu sisi pantai ini berpasir putih, airnya jernih dan cukup tenang sehingga banyak pengunjung yang berenang dan memancing ikan. Pantai ini juga merupakan pantai nelayan. Setiap pagi para nelayan yang kembali dari laut membongkar muatan ikan hasil tangkapannya di pantai ini.

Di sisi satunya di balik bukit, pantainya berbatu dan ombaknya lebih besar. Tanjung ini dikelilingi hutan jati yang dikelola oleh Perhutani. Selain pantai, di lokasi ini juga terdapat gua Jepang dan gua lawa.
Cara mencapai lokasi :
-
Dari terminal Bungurasih Surabaya naik bis jurusan Ambulu (4.5 – 5 jam). Dari Ambulu naik ojek ke Pantai Papuma (+/- 25 menit).
-
Kalau berangkat dari terminal Jember, naik mikrolet ke Ajung (+/- 20 menit). Dari Ajung oper colt ke Ambulu (1 – 2 jam). Dari Ambulu naik ojek ke Pantai Papuma (+/- 25 menit).
Perkiraan biaya (Desember 2008) :
-
Bis Akas Asri jurusan Surabaya – Ambulu : Rp 32,000
-
Ojek dari Ambulu – Pantai Papuma : Rp 20,000
-
Tiket masuk Pantai Watu Ulo : Rp 5,000
-
Tiket masuk Pantai Papuma + asuransi : Rp 5,100
-
Penginapan Kampoeng Papuma kamar standard (Rimba) : Rp 125,000
-
Es kelapa muda : Rp 6,000/buah
-
Ikan kakap bakar (1.2 kg) + 3 porsi nasi putih, sambal & lalapan : Rp 50,000
Filed under: Pantai, Sungai / Danau | Tagged: Add new tag, jawa timur, Pantai, papuma, watu ulo | Leave a Comment »

Dewi Rengganis minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara / Pulau Sasaka). Menurut cerita ini yang singgah di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.