Posted on December 14, 2008 by iluvtravelling

Pantai Tanjung Papuma terletak +/- 37 km ke arah selatan kota Jember, Jawa Timur. Letaknya berdekatan dengan Pantai Watu Ulo. Untuk mencapai pantai ini bisa menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Di pantai ini ada sebuah penginapan yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur.
Pantai yang terletak di pesisir laut selatan ini mempunyai keunikan. Karena berbentuk tanjung, dari atas puncak bukit yang terletak di ujung pantai, kita bisa menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam.

Satu sisi pantai ini berpasir putih, airnya jernih dan cukup tenang sehingga banyak pengunjung yang berenang dan memancing ikan. Pantai ini juga merupakan pantai nelayan. Setiap pagi para nelayan yang kembali dari laut membongkar muatan ikan hasil tangkapannya di pantai ini.

Di sisi satunya di balik bukit, pantainya berbatu dan ombaknya lebih besar. Tanjung ini dikelilingi hutan jati yang dikelola oleh Perhutani. Selain pantai, di lokasi ini juga terdapat gua Jepang dan gua lawa.
Cara mencapai lokasi :
-
Dari terminal Bungurasih Surabaya naik bis jurusan Ambulu (4.5 – 5 jam). Dari Ambulu naik ojek ke Pantai Papuma (+/- 25 menit).
-
Kalau berangkat dari terminal Jember, naik mikrolet ke Ajung (+/- 20 menit). Dari Ajung oper colt ke Ambulu (1 – 2 jam). Dari Ambulu naik ojek ke Pantai Papuma (+/- 25 menit).
Perkiraan biaya (Desember 2008) :
-
Bis Akas Asri jurusan Surabaya – Ambulu : Rp 32,000
-
Ojek dari Ambulu – Pantai Papuma : Rp 20,000
-
Tiket masuk Pantai Watu Ulo : Rp 5,000
-
Tiket masuk Pantai Papuma + asuransi : Rp 5,100
-
Penginapan Kampoeng Papuma kamar standard (Rimba) : Rp 125,000
-
Es kelapa muda : Rp 6,000/buah
-
Ikan kakap bakar (1.2 kg) + 3 porsi nasi putih, sambal & lalapan : Rp 50,000
Filed under: Pantai, Sungai / Danau | Tagged: Add new tag, jawa timur, Pantai, papuma, watu ulo | Leave a Comment »
Posted on December 5, 2008 by iluvtravelling
Buku :
- Edensor – Andrea Hirata
- The Naked Traveler – Trinity
- Into the Wild – Jon Krakauer
Perkumpulan backpacker :
- bergabunglah dengan organisasi pecinta alam di sekolah/kampus
- bergabung di milis yang membahas tentang backpacker (http://groups.yahoo.com/indobackpacker)
Filed under: Rekomendasi | Tagged: backpacker, Rekomendasi | Leave a Comment »
Posted on December 5, 2008 by iluvtravelling
Beberapa perlengkapan yang sebaiknya anda bawa (sesuaikan dengan kondisi daerah tujuan) :
- Peta
- Kompas
- Senter
- Makanan dan air dalam botol secukupnya.Apabila di daerah tujuan banyak penjual makanan, bawa bekal hanya untuk selama perjalanan ke daerah tujuan. Bawalah coklat / permen / makanan kering manis yang tahan lama sebagai survival food.
- Pakaian seperluny. Sesuaikan dengan lama perjalanan dan kondisi cuaca saat melakukan perjalanan. Apabila di daerah tujuan terdapat binatu, sebaiknya kurangi bekal pakaian anda. Primer : baju, celana, pakaian dalam, jaket, kaos kaki, handuk. Sekunder : dekker, sarung tangan, syal, bandana, sarung dll.
- Jas hujan, topi, kacamata hitam
- Obat-obatan (plester, kapas, betadine, obat sakit kepala, obat sakit perut, minyak angin, salep pengurang nyeri / pegal-pegal, dll).
- Pisau lipat, peniti, jarum & benang
- Lilin, korek api
- Peluit, cermin (sebagai alat bantu dalam keadaan darurat)
- Obat nyamuk
- Sunblock
- Kamera, memory dan baterai cadangan, tripod
- Charger batere kamera dan handphone
- Perlengkapan mandi (sabun, sampo, odol, sikat gigi)
- Perlengkapan khusus bagi wanita (sisir, pelembab, bedak, lipbalm, pembalut). Menjadi backpacker bukan berarti melupakan penampilan
Filed under: Perlengkapan | Tagged: backpacker, checklist, perlengkapan | Leave a Comment »
Posted on December 5, 2008 by iluvtravelling
Di bawah ini adalah perlengkapan yang bisa kita gunakan untuk beberapa fungsi.
- Tali – selain sebagai pengikat, bisa berfungsi sebagai tali jemuran.
- Pisau lipat multi fungsi – bisa untuk memotong, menggunting, obeng, pengikir dll.
- Lilin – sebagai penerangan, memudahkan pembakaran, tetesan lilin bisa juga difungsikan sebagai pelapis tahan air.
- Botol air mineral – setelah habis isinya, bisa dipotong bagian bawahnya dan digunakan sebagai gelas.
- Bungkusan berisi pakaian – bisa digunakan sebagai bantal.
- Kaos kaki – juga bisa berfungsi untuk sarung tangan.
- Peniti – bisa difungsikan sebagai kail.
- Ponco – sebagai jas hujan, saat mendesak bisa digunakan untuk bivak (tenda darurat).
- Cermin kecil – selain untuk berkaca, dalam keadaan mendesak bisa digunakan sebagai alat bantu sos (dipantulkan ke matahari untuk memberi tanda kepada tim SAR).
- Kanebo – pengganti handuk
- Sarung – penghangat tubuh, alas tidur
Filed under: Perlengkapan | Tagged: backpacker, Backpacking, perlengkapan | Leave a Comment »
Posted on December 5, 2008 by iluvtravelling

Situ (Danau) Patengan terletak di Ciwidey – Bandung Selatan. Danau ini sarat dengan cerita rakyat. Sesuai dengan prasasti yang terdapat disana, disebutkan bahwa Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda pateangan-teangan (saling mencari). Alkisah dahulu ada sepasang sejoli, Ki Santang dan Dewi Rengganis yang terpisah untuk sekian lama. Karena cinta mereka yang begitu dalam mereka saling mencari dan akhirnya dipertemukan kembali di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan ‘Batu Cinta’.
Dewi Rengganis minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara / Pulau Sasaka). Menurut cerita ini yang singgah di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Cara mencapainya :
Dari terminal Leuwipanjang – Bandung naik colt ke terminal Ciwidey. Selanjutnya naik angdes menuju Situ Patengan.
Filed under: Sungai / Danau | Tagged: danau, jawa barat, situ patengan | Leave a Comment »