Gunung Semeru – Jawa Timur

gunung-semeru-6gunung-semeru-4gunung-semeru-5

Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3,676 meter di atas permukaan laut. Lokasinya terletak di Jawa Timur. Gunung Semeru termasuk dalam pengelolaan Taman Nasional Gunung Bromo. Untuk menahlukkan puncak Gunung Semeru, pendakian biasanya dimulai dari Ranupane. Disini pengunjung diharuskan melapor ke petugas pendakian. Di Ranupane disediakan pondok penginapan bagi para pendaki. Disini terdapat dua danau yang berdekatan, yaitu Ranu (Danau) Pane dan Ranu Regulo.

gunung-semeru-1gunung-semeru-2gunung-semeru-3
Perhentian pertama yang sering dijadikan tempat berkemah adalah Ranu Gumbolo, jarak tempuhnya sekitar 5-6 jam berjalan kaki dari Ranupane. Sebagaimana namanya, disini ada danau yang besar. Ada pondokan bagi pendaki yang terletak di bawah Tanjakan Cinta. Ada cerita unik mengenai tanjakan ini. Konon katanya, untuk mendapatkan jodoh selama mendaki Tanjakan Cinta kita tidak boleh berhenti dan menengok ke belakang. Benar atau tidaknya, entahlah…

Setelah mendaki Tanjakan Cinta kita tiba di Oro-Oro Ombo, padang sabana yang cukup luas. Menyeberangi Oro-Oro Ombo kita akan tiba di Cemoro Kandang. Lanjutkan perjalanan sampai ke Kali Mati. Disini ada mata air yang airnya layak diminum. Kita bisa bermalam disini, ada pondok pendakiannya, atau lanjutkan perjalanan sampai ke Arcopodo untuk berkemah. Arcopodo merupakan perhentian terakhir sebelum mencapai puncak Semeru.

Biasanya summit attack (pendakian ke puncak) dilakukan dini hari, agar saat tiba di puncak Semeru ada kesempatan untuk menikmati sensasi sunrise (matahari terbit). Dari Arcopodo kita akan melewati Cemara Tunggal, mulai dari sini jalan setapak yang berupa tanah berganti menjadi jalan berpasir dan kerikil, cukup licin jadi diperlukan ekstra hati-hati menempuhnya. Anda disarankan untuk membawa tongkat dari kayu / ranting pohon yang sangat membantu menjaga keseimbangan tubuh di jalur pendakian yang berpasir.

Dari puncak Semeru kita bisa menikmati pemandangan yang spektakuler. Gunung Bromo dan padang pasirnya terlihat jelas. Begitu pula gunung-gunung lain disekitarnya. Letusan dari kawah Semeru berupa asap tebal disertai percikan kerikil yang dikenal dengan sebutan wedus gembel menambah seru pengalaman di puncak Mahameru ini. Namun hati-hati, jangan terlena untuk berlama-lama disini. Disarankan sebelum pukul 10 pagi kita harus meninggalkan puncak Semeru, karena setelah itu asap beracun akan muncul.

Cara mencapainya :

Dari Terminal Arjosari – Malang, naik colt menuju Tumpang. Di Tumpang bisa naik jeep sewaan atau ikut truk sayur sampai ke Ranupane. Dalam perjalanan, saat melewati Balai Taman Nasional Bromo Semeru di Poncokusumo jangan lupa untuk melapor. Siapkan 2 lembar fotocopy KTP sebagai kelengkapan administrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: